TANJUNGPINANG (HAKA) – Siswa-siswi SMA Negeri 1 (Smansa) Tanjungpinang, akhirnya, kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional.
​Pada kesempatan ini, pelajar Smansa memborong 19 medali pada ajang Asia Pacific Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop di Terengganu, Malaysia.
​Secara rinci, kontingen SMAN 1 Tanjungpinang membawa pulang 9 medali emas, 6 medali perak, dan 4 medali perunggu.
​Dalam ajang tersebut, para pelajar Kepri bersaing ketat dengan ratusan peserta dari berbagai negara Asia Pasifik. ​Selain itu, kompetisi internasional tersebut menguji kemampuan para peserta di empat bidang utama yang berbeda.
​Hasilnya, kontingen Tanjungpinang tampil dominan pada bidang Biology dengan menyapu bersih 3 medali emas.
Secara khusus, ​Francisca Viola, Melanie, dan D’Angelo memenangkan medali emas pada cabang tersebut. Selain itu, ​siswa SMAN 1 Tanjungpinang menorehkan prestasi manis di bidang Public Speaking.
Pada cabang ini, ​Muhammad Fakhri Al Zaffan dan Trivena Akhaya Mintin Matondang meraih medali emas.
“Anak-anak menunjukkan bakat luar biasa di kancah internasional,” ujar Kepala SMAN 1 Tanjungpinang Kariadi.
​Selanjutnya, Keisha Kirana Van Goh dan Rayhan Laksana menyabet medali perak bidang Public Speaking.
Lalu, ​Tacita Almira Effendie menambah perolehan medali perunggu untuk tim Tanjungpinang.
​Disamping itu, delegasi Tanjungpinang mengumpulkan 3 medali emas di kategori English Proficiency. Secara berurutan, ​Rayhan Laksana, Francisca Viola, dan D’Angelo mengamankan medali emas kategori tersebut.
​Sementara itu, Melanie Arizkyana dan Rasendrya Faiz Ramadhan Varianto mendulang medali perak. ​Kemudian, Daffa Putra Surya mengunci perolehan medali perunggu pada kategori English Proficiency.
​Di sisi lain, tim Mathematics tidak ketinggalan menyumbangkan medali untuk kontingen SMAN 1 Tanjungpinang. ​Pada kategori ini, Rasendrya Faiz sukses membawa pulang medali emas bidang Matematika.
Berikutnya, ​Tacita Almira Effendie dan Trivena meraih medali perak bidang Matematika. Akhirnya, Melanie serta D’Angelo melengkapi kemenangan tim Matematika dengan medali perunggu.
​Dengan demikian, D’Angelo menjadi peserta paling impresif dengan memborong dua medali emas dan satu perunggu. ​ Bahkan, Francisca Viola dan Rayhan Laksana menunjukkan keunggulan dengan raihan multi-medali.
Oleh karena itu, ​Kariadi menyampaikan rasa syukur atas capaian anak didiknya. Selain itu, Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh para orang tua murid.
​”Sebab, dukungan penuh orang tua menjadi kunci sukses anak-anak di Malaysia,” tegasnya.
​Lebih lanjut, Kariadi menegaskan capaian ini membuktikan kualitas pendidikan Provinsi Kepulauan Riau di mata dunia.
“Oleh karena itu, semoga ​kemenangan ini terus memotivasi generasi muda Kepri berprestasi di kancah global,” tukasnya. (sha)




