TANJUNGPINANG (HAKA) – RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri, mengalami lompatan besar pelayanan medis unggulan untuk penyakit jantung.
​Rumah sakit rujukan utama Pemprov Kepri itu kini, mampu melaksanakan berbagai tindakan penanganan klinis jantung secara mandiri.
​”Layanan jantung progresnya sudah jalan. Bahkan penanganan jantung meningkat jauh perkembangannya,” kata Direktur RSUD RAT, Bambang Utoyo.
​Pihak manajemen memasang target konkret, untuk melaksanakan tindakan penanganan klinis jantung mandiri sebanyak empat kali dalam satu tahun.
​Kini, manajemen mematangkan rencana besar untuk menggelar operasi bedah jantung terbuka berskala besar di dalam daerah.
​”Target konkretnya pada bulan Oktober nanti kita akan melaksanakan tindakan bedah jantung terbuka,” jelas Bambang.
​Pihak rumah sakit sedang menyeleksi ketat, pasien lokal yang rekam medisnya wajib mendapatkan tindakan penanganan operasi bypass tersebut.
​Selama ini, keterbatasan fasilitas daerah memaksa pasien asal Kepri berpenyakit jantung berat, harus dapat rujukan ke rumah sakit di Jakarta.
​RSUD RAT akan mendatangkan tim dokter ahli dari Jakarta untuk mendampingi.
“Skaligus transfer ilmu kepada tim medis lokal pada operasi perdana nanti,” tukasnya. (sih)





