TANJUNGPINANG (HAKA) – Aliansi nelayan pesisir Bintan dan Lingga, menagih realisasi komitmen dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri.
​
Pasalnya, hingga saat ini mereka belum menerima fasilitasi pertemuan daring (zoom) bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
​Fasilitasi tersebut menjadi salah satu poin keputusan resmi Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada Senin (22/6/2026) lalu.
​”Kadis berjanji akan fasilitasi zoom dalam tiga hari. Tapi sampai sekarang tak ada kejelasan,” kata Ketua Aliansi Nelayan Pesisir Bintan Rudi Herdiawan.
​Ia menegaskan, batas waktu tiga hari janji pihak dinas kini telah terlewati tanpa kepastian.
​Pihak nelayan menyatakan sudah terlalu lama menunggu dan tidak membutuhkan janji yang terus berulang.
​Sikap diam dari DKP membiarkan para nelayan terus menunggu tanpa kepastian, menimbulkan kesan aspirasi nelayan bukan prioritas.
​Rudi meminta DKP Kepri menjelaskan secara gamblang, jika memang terdapat kendala teknis atau proses administrasi yang sedang berjalan.
​Sebagai pejabat publik, Kepala DKP Kepri harus menjaga kepercayaan masyarakat, dengan menepati komitmen kesepakatan bersama.
​”Kami mendesak agar janji tidak sekadar omong kosong,” pungkasnya. (sih)





