TANJUNGPINANG (HAKA) – Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, menanggapi isu beban gaji PPPK terhadap postur APBD daerah.
Luki mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kepri masih akan memantau kemampuan keuangan daerah, pada tahun 2027 mendatang.
“Kita masih akan melihat kemampuan keuangan APBD 2027,” ujar Luki kepada hariankepri.com, Jumat (27/3/2026).
Menurut Luki, kondisi keuangan daerah nantinya, sangat memengaruhi total alokasi anggaran belanja sebesar 30 persen.
Ia menyampaikan harapan, agar dinamika keuangan tersebut tidak memberikan dampak buruk bagi para PPPK maupun ASN.
“Harapan kita tidak ada dampak kepada PPPK dan ASN,” tuturnya.
Luki pun memberi pesan, agar seluruh pegawai tetap tenang, dan memberikan dedikasi penuh dalam menjalankan tugas keseharian.
Ia meminta, aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kepri agar tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat.
“Pesan saya, saat ini seluruh ASN dan PPPK agar fokus bekerja sesuai tusi,” tegasnya.
Luki menambahkan, bahwa aparatur harus mengutamakan pelayanan publik demi kemajuan daerah dan kepentingan seluruh masyarakat.
Ia berharap, para pegawai terus bertransformasi menjadi aparatur yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kepulauan Riau.
“Berikan pengabdian terbaik untuk daerah dan juga masyarakat,” pungkasnya. (sih)





