Beranda Headline

Musrenbang Tingkat Kecamatan Berakhir, Tiap Kelurahan Ada 5 Usulan Prioritas

0
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat foto bersama usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Tanjungpinang Timur-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, di Kota Tanjungpinang resmi berakhir pada Kamis (17/2/2022).

Musrenbang terakhir dilakukan oleh Kecamatan Tanjungpinang Timur yang dibuka oleh Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, di Halaman Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Batu 7.

“Murenbang Tanjungpinang Timur ini merupakan yang terakhir setelah dilakukan pada 3 kecamatan lainya,” sebutnya.

Menurutnya, musrenbang ini dilakukan sebagai salah satu tahapan perencanaan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023.

Selain itu, musrenbang ini juga suatu kewajiban pemerintah daerah untuk mendengar, menerima hingga merealisasikan aspirasi dari masyarakat.

Pada intinya tambah Rahma, usulan-usulan yang diprioritaskan itu tidak terlepas dari segi pembangunan infrastruktur, penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang Surjadi menyampaikan, musrenbang tingkat kota akan digelar di pertengahan bulan Maret 2022 mendatang.

Ia menyampaikan, pada musrenbang tingkat kecamatan, sedikitnya ada 5 usulan-usulan prioritas dari masing-masing kelurahan yang akan dibahas ke musrenbang tingkat kota.

Surjadi juga belum bisa memastikan apakah usulan-usulan perioritas tersebut akan bisa masuk semua atau tidak ke RKPD tahun 2023.

“Akan tetapi bu wali sudah mengarahkan minimal 2 usulan dari kelurahan bisa masuk ke RKPD,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Tanjungpinang Timur Dodi mengatakan, sedikitnya ada 25 usulan-usulan dari masyarakat yang lulus diverifikasi untuk dilanjutkan ke musrenbang tingkat kota.

“25 usulan itu dominan ke infrastruktur. Salah satunya pembuatan batu miring,” tukasnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Camat Tanjungpinang Kota Raja Hafizah. Ia mengatakan, ada 20 usulan prioritas yang sudah lulus verifikasi dari Bapelitbang Tanjungpinang.

Usulan itu, di antaranya seperti meminta renovasi salah satu cagar budaya yakni rumah batu selama ini tidak terawat yang ada di Pulau Penyengat.

“Saya harap usulan-usulan itu bisa masuk semua,” tukasnya.(zul)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini