TANJUNGPINANG (HAKA) – Maskapai Garuda Indonesia, menghentikan operasional penerbangan dari Bandara RHF Tanjungpinang mulai 9 Februari 2026 mendatang.
General Manager Angkasa Pura Indonesia KC Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan, membenarkan informasi penghentian rute tersebut.
“Kami masih menunggu pernyataan resmi secara tertulis dari manajemen Garuda Indonesia, meskipun informasi lisan sudah kami terima,” ucapnya kepada hariankepri.com.
Setiadi menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan alasan konkret penghentian ini, sebelum menerima surat resmi dari maskapai bersangkutan.
Lebih lanjut Setiadi menyebutkan, keputusan ini murni merupakan kebijakan operasional internal maskapai, bukan keputusan dari pihak pengelola bandara.
“Kami menilai, langkah itu kemungkinan besar merupakan bagian dari strategi bisnis antara pihak Garuda dan Citilink,” imbuhnya.
Ia mengatakan, Maskapai Citilink akan mengambil alih seluruh layanan penerbangan, setelah Garuda Indonesia resmi berhenti beroperasi di Tanjungpinang.
“Saat ini Garuda melayani tiga penerbangan seminggu, sementara Citilink empat kali dalam sepekan,” tukasnya. (dan)





