Beranda Headline

Mulai 12 September, Harga Pertalite di SPBU Tanjungpinang dan Bintan Turun

2
Suasana SPBU Tanjungpinang yang terletak di Batu 9-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kabar baik bagi warga Tanjungpinang dan Bintan. Mulai Minggu (12/9/2021), Pertamina akan memberikan promo, untuk harga BBM jenis pertalite.

Sales Area Manager Pertamina Kepri, Fahrizal Imadudin mengatakan, promo pertalite itu, merupakan Program Langit Biru (PLB) dari pertamina untuk konsumen-konsumen yang ada di wilayah Tanjungpinang dan Bintan.

Menurutnya, program PLB ini akan berlangsung dari 12 September hingga Desember 2021, dan berlaku di setiap SPBU yang ada di Tanjungpinang maupun Bintan.

“Mulai hari Minggu nanti kami akan memberikan harga pertalite khusus,” katanya, Kamis (9/9/2021) kemarin.

Untuk berapa harga promo yang akan diberikan, Fahrizal Imadudin masih enggan menjelaskan secara rinci.

“Yang jelas turun atau lebih rendah dari harga sebelumnya. Untuk berapa besarannya, nanti diinfokan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa program ini merupakan bentuk promo dari pertamina, sekaligus kampanye pertamina mengajak konsumen berpindah ke pertalite dari premium.(zul)

example banner

2 KOMENTAR

  1. Saya sudah hampir 1 tahun berada di Kab. Bintan ( Kijang ).
    Belum pernah ada di SPBU Kijang yang Namanya Pertalite.
    Mau isi Pertamax aja jarang – jarang ada stoknya.
    Mau isi Premium ? Boleh, siapkan waktu 1 jam untuk antri.
    SPBU Kijang perlu pembenahan menyeluruh.
    Antrian Motor tangki besar mengular, beli Premium untuk di jual lagi di eceran.
    Motor motor rangki besar mengisi berulang kali untuk di jual lagi ke pengecer.
    Berpa kali saya coba isi Premium, pas sudah sisa 5 motor di dpn antrian saya, Premiumnya habis, mau isi Pertalite ga ada, lari lagi ke Pertamax jg ga ada, sangat menyebalkan.
    Saya harap segera benahi managementnya dan Karyawannya yg terkesan cuek, mungkin karena sdh lama bekerja, jadi merasa SPBU nya milik dia sendiri.
    Pernah saya isi Premium motor Yamaha tangki di depan, wajib turun dari motor kalau mau isi. Padahalkan motor yg rangki bbm nya di depan salah satu tujuannya kan untuk memudahkan pengendara pada saat isi bbm ga perlu harus turun.
    Semoga keluhan ini di dengarkan oleh para pemangku jabatan dalam pengelolaan SPBU, khusunya SPBU Kijang, Bintan – KEPRI

  2. Apakah memang harganya turun?tapi kok di spbu di jual 2 harga yang 8000 sama 6850,yang jadi pertanyaan apakah perbedaan harga 8000 sama 6850?kan sama2 pertalite,kata petugas spbu itu pertalite promo nah sekali lagi apa bedanya?atau hanya akal2an pertamina aja yg ingin menaikkan harga premium?

Tinggalkan Balasan ke Dewa Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here