TANJUNGPINANG (HAKA) – Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri membuka kanal pengaduan terkait,.temuan kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
KPPG mengambil langkah ini, untuk menyikapi berbagai keluhan masyarakat, mengenai menu kurang matang hingga bahan pangan tidak layak konsumsi bagi siswa.
Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya, meminta orang tua dan pihak sekolah, melaporkan setiap temuan masalah di lapangan.
“Jika menemukan makanan kurang layak atau buah busuk, silakan laporkan. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut,” tegas Syartiwidya kepada hariankepri.com, Sabtu (14/3/2026).
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui nomor resmi 127 atau mengisi formulir daring melalui tautan https://s.id/PengaduanMBG_KPPGPekanbaru.
Meski KPPG meminta identitas pelapor untuk keperluan verifikasi, Syartiwidya menjamin kerahasiaan data agar pelapor merasa aman memberikan informasi.
KPPG akan menelusuri setiap laporan yang masuk melalui kanal resmi,.guna mengetahui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia yang bertanggung jawab.
Syartiwidya mengakui,.bahwa pihaknya sering kesulitan menindaklanjuti laporan di media sosial, karena minim informasi mengenai lokasi asal satuan layanan yang bermasalah.
“Kanal resmi menyertakan asal sekolah atau kecamatan yang jelas sehingga kami bisa langsung menegur dan mengevaluasi pengelola dapur,” tambahnya.
Sebelumnya, KPPG pernah menerima laporan mengenai kondisi buah memar, hingga telur rusak yang sampai ke tangan siswa saat distribusi.
KPPG menilai masukan masyarakat sangat krusial guna menyempurnakan program MBG yang saat ini berjalan pada tahun pertama di lapangan. (sih)





