29.6 C
Tanjung Pinang
Selasa, April 14, 2026
spot_img

Momen Wisuda UMRAH: Strategi Prof Lily Olah Emas Biru Kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Wisuda Sarjana ke-XXVI dan Pascasarjana ke-VII di Tanjungpinang, Sabtu (28/3/2026).

Acara ini terasa istimewa berkat kehadiran Prof Dr Lily Viruly S.TP M.Si. Guru Besar Bidang Peptida Biota Laut UMRAH tersebut menyampaikan orasi ilmiah yang membakar semangat para lulusan.

Ia mengusung tema besar tentang Bioprospeksi Kelautan. Prof Lily menyebut kekayaan laut Kepri sebagai “Emas Biru”, yang masih menunggu sentuhan tangan kreatif untuk mengelolanya secara maksimal.

“Lautan kita adalah laboratorium raksasa. Jangan hanya jadi penonton di negeri sendiri,” tegas Prof Lily di hadapan ratusan wisudawan.

Soroti Paradoks Kelautan

Dalam orasinya, Prof Lily mengungkap data mengejutkan. Indonesia mencetak sekitar 40.000 sarjana kelautan setiap tahun.

Namun, hanya 35 persen lulusan yang memilih berkarier di sektor maritim. Sementara itu, sisanya justru menyeberang ke sektor lain atau masih mencari kerja.

“Kondisi ini menunjukkan jurang inovasi yang curam antara pendidikan dan industri,” tambahnya.

Kopi Gonggong dan Biskuit Stunting

Prof Lily tidak hanya bicara teori. Profesor perempuan pertama UMRAH ini, juga memamerkan hasil riset nyata yang berbasis biota lokal Kepulauan Riau.

Salah satu produk unggulannya adalah Kopi Gonggong. Minuman ini memadukan kopi dengan ekstrak daging siput laut.

Bahkan, kandungan taurin serta zinc di dalamnya memberikan khasiat luar biasa untuk meningkatkan vitalitas dan stamina.

Selain itu, ia memperkenalkan Biskuit “I-PARTI”. Makanan tambahan berbahan dasar ikan parang-parang ini memiliki kadar protein 13,68 persen.

“Kami mendesain khusus produk ini untuk membantu pemerintah menekan angka stunting pada anak-anak di Kepri,” jelasnya.

Pesan untuk Lulusan

Prof Lily menantang para sarjana baru agar berani membangun usaha rintisan (start-up) berbasis kelautan.

Baca Juga:  Butik di Barek Motor Kijang Nyaris Ludes Terbakar

Ia ingin lulusan UMRAH bertransformasi dari sekadar pencari kerja menjadi inovator laut.
Menurutnya, lautan Kepri adalah “apotek masa depan”.

Berbagai biota laut menyimpan potensi besar sebagai bahan baku obat-obatan, nutrisi, hingga kosmetik kelas dunia.

“Jadilah ombak yang membawa perubahan besar bagi bangsa. Jangan hanya menjadi buih yang hilang di tepi pantai,” tutupnya dengan puitis.

Rektor UMRAH dan para tokoh Kepri yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas paparan tersebut.

Mereka berharap industri segera menyerap riset bioprospeksi ini secara massal demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau. (dim)

Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '