TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekdaprov Kepri, Misni, menyatakan, sedang mengevaluasi kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH)bagi ASN Pemprov Kepri.
Kebijakan yang berjalan satu bulan ini, bertujuan melihat efektivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya di kantor Pemprov Kepri.
“Saat ini kita belum punya angka pasti soal penghematan anggaran. Kebijakan ini baru berjalan sekitar empat minggu,” ujar Misni, Minggu (10/5/2026).
Misni akan membandingkan tagihan riil, seperti listrik, sebelum dan sesudah penerapan WFH untuk melihat tingkat efisiensi anggaran operasional kantor.
Sesuai surat edaran Kemendagri, pemerintah daerah harus melaporkan hasil evaluasi ini setiap dua bulan sekali kepada pemerintah pusat.
“Sampai saat ini belum ada arahan pusat untuk kembali ke WFO penuh. Dampak efisiensi baru terlihat jelas setelah berjalan dua bulan,” jelasnya.
Selain penghematan anggaran, Misni menekankan pentingnya pengawasan terhadap produktivitas pegawai, selama mereka WFH.
“Termasuk mengevaluasi apakah ASN benar-benar stay bekerja di rumah. Itu juga menjadi bagian dari evaluasi kita,” tegas Misni mengakhiri penjelasan. (sih)





