25.5 C
Tanjung Pinang
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

Misi Mandiri Karla Amelia, Dosen UMRAH untuk Aceh Tamiang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Panggilan kemanusiaan membawa Karla Amelia, seorang dosen dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH, menempuh perjalanan jauh menuju Aceh Tamiang.

Bagi Karla, banjir besar yang menerjang pada akhir November 2025 lalu, bukan sekadar berita di layar kaca, melainkan duka bagi tanah kelahirannya.

“Saya lahir dan besar di Karang Baru, Aceh Tamiang. Keluarga besar saya semua ada di sana,” ungkapnya kepada hariankepri.com, kemarin.

Dorongan emosional itulah yang membuatnya nekat berangkat sendirian, dari Batam menuju Medan.

Lalu melanjutkan perjalanan darat yang berat demi mencapai lokasi bencana pada 10 Desember 2025.

Membawa prinsip “sebisa, semampu, dan secukupnya”, Karla bergerak secara mandiri. Ia menyaksikan langsung betapa hancurnya kondisi di lapangan.

Listrik padam total, akses jalan hancur, dan rumah-rumah warga tak lagi layak huni akibat terjangan air.

Sulit mendapatkan kebutuhan dasar seperti air bersih dan makanan siap santap, yang menjadi barang mewah.

Salah satu kisah yang paling menyayat hati Karla adalah, perjuangan seorang relawan bernama Faqi.

Di tengah kepungan banjir, Faqi harus berenang menerjang arus demi mencari apa pun yang bisa dimakan. Hasilnya? Hanya satu sisir pisang muda untuk ratusan pengungsi yang kelaparan.

“Pisang itu akhirnya dibagi secara adil. Bayangkan, setiap orang hanya mendapat bagian sebesar satu ruas jari,” kenang Karla dengan suara bergetar.

Tak ingin hanya terpaku pada logistik, Karla juga membawa misi pemulihan mental. Di tasnya, ia menyelipkan banyak balon.

Di sela-sela pembagian bantuan, ia mengajak anak-anak pengungsi bermain untuk sekadar mengalihkan trauma dari bencana yang melanda.

Bagi Karla, aksi ini adalah panggilan jiwa. Ia berharap pemulihan pascabencana terus berlanjut hingga kondisi psikologis masyarakat kembali stabil.

Baca Juga:  Lis Darmansyah Pastikan Kursi Sekdako Diisi Figur Terbaik

“Kepedulian sosial dan respons cepat terhadap bencana adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tutupnya. (ars)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2026. Lahir di Tanjungpinang pada 27 Januari 2004, merupakan alumni SMAN 1 Tanjungpinang dan telah menempuh pendidikan tinggi di Prodi Ilmu Hukum FISIP UMRAH. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru