26.8 C
Tanjung Pinang
Minggu, Maret 8, 2026
spot_img

Minim Ahli Gizi, Pemprov Kepri Desak Pembenahan Dapur MBG

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepri menghadapi tantangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala DP2KH Provinsi Kepri, Rika Azmi, mengeluhkan keterbatasan tenaga ahli gizi di sejumlah SPPG di Kepri.

“Permasalahan utama adalah keterbatasan tenaga ahli gizi di dapur SPPG,” ungkap Rika saat rapat evaluasi program MBG, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan peran ahli gizi sangat vital dalam menentukan takaran nutrisi siswa.
Tanpa pengawasan ahli, makanan berisiko tidak memenuhi standar kesehatan.

“Keberadaan ahli gizi sangat krusial untuk menjamin kualitas menu,” tegasnya.

Untuk itu, kata Rika, pemerintah meminta mitra pengelola segera melengkapi kebutuhan tenaga profesional itu, dan lebih proaktif dalam mengurus sertifikasi higienis dapur.

“Ini catatan penting yang harus segera kita benahi bersama,” tambahnya.

Kepala KPPG Wilayah Sumbar-Riau-Kepri, Syarti Widya, mendukung peningkatan standar kualitas tersebut.

Ia ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan terbaik untuk pertumbuhan mereka. “Harapan kami program ini memberikan dampak nyata bagi kualitas gizi,” harap Syarti. (sih)

Baca Juga:  Sore Ini, DKP2KH Gelar Puncak Pangan Murah di Depan Gedung LAM Kepri
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak 2026. Alumni Departemen Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru