TANJUNGPINANG (HAKA) – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01, Andika dan Dinda, resmi memenangkan Pemilihan Raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Ketua Komisi Pemilihan Raya (KPR) FISIP UMRAH, Herdian, mengesahkan keduanya dan resmi menahkodai organisasi mahasiswa FISIP untuk periode 2025-2026.
“Andika sebagai gubernur BEM dan Dinda sebagai wakilnya,” ucapnya.
Ketetapan ini berdasarkan rekapitulasi akhir perhitungan suara Pemira FISIP UMRAH tahun 2025. Untuk, pasangan Andika dan Dinda meraih total 621 suara.
“Mereka unggul atas paslon nomor urut 02, Resma dan Arsy. Resma dan Arsy hanya memperoleh 492 suara,” jelasnya.
Herdian mencatat, antusiasme mahasiswa FISIP UMRAH tergolong tinggi. Dari 2.552 mahasiswa terdata, total 1.146 suara masuk.
“Untuk surat suara tidak sah berjumlah 33 suara,” terangnya.
Herdian menjelaskan, tahapan pemilihan berjalan ketat. Meskipun demikian, prosesnya tetap kondusif selama pemilihan berlangsung.
Dia menambahkan, panitia memprioritaskan transparansi. “Panitia menghitung semua suara secara terbuka kepada semua peserta dan pemilih,” tutupnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Raya (Bawasra) FISIP UMRAH, Fabiano Hariyanto, mengapresiasi kinerja semua pihak.
Menurutnya, seluruh elemen menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam pemira ini.
“Bawasra dan KPR sudah menjalankan peran terbaik mereka,” ujar Fabiano.
Andika, Gubernur BEM terpilih, menyampaikan rasa syukur atas hasil ini. Ia memaknai kemenangan ini sebagai wujud demokrasi mahasiswa.
“Kami berterima kasih kepada seluruh mahasiswa FISIP UMRAH atas kepercayaan ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andika menekankan bahwa Pemira tahun ini lebih inklusif dan aspiratif. Ia mengajak seluruh mahasiswa ikut serta membawa FISIP UMRAH melangkah lebih maju dan kuat. (rul)





