TANJUNGPINANG (HAKA) – Ribuan orang tua murid di Kepri harus mengubur harapan, untuk mendapatkan bantuan seragam sekolah gratis dari Pemprov Kepri pada awal tahun 2026 ini.
Publik kini memandang, kebijakan Gubernur Ansar Ahmad hanya sebatas janji manis. Padahal, sebelumnya kebijakan itu sempat memberi angin segar bagi ekonomi keluarga.
Nurhayati (42), warga Tanjungpinang yang anaknya yang akan masuk jenjang SMA, meluapkan kekecewaan mendalam.
Selama ini, ia berharap program tersebut dapat memangkas biaya sekolah yang kian mencekik.
“Dulu pemerintah menjanjikan gratis, makanya kami tenang. Tapi sekarang kenyataannya nihil. Kami merasa pemerintah membohongi kami,” ungkapnya.
Warga Bintan bernama Aris (45) juga meluapkan kegeraman serupa. Ia menilai, pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan program pro-rakyat.
Menurutnya, hal ini juga menunjukkan lemahnya komitmen Gubernur Ansar terhadap sektor pendidikan.
“Kalau memang tidak mampu, jangan mengumbar janji dari awal. Ini namanya ingkar janji kepada rakyat kecil di Bintan,” tegas Aris.
Baca Juga: Siswa di Kepri Harus Sabar, Seragam Gratis Tahun Ini Belum Ada
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kepri menegaskan, bahwa belum bisa membagikan seragam sekolah gratis pada tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, mengaku di APBD Murni tahun 2026, tidak mengalokasikan anggaran seragam gratis.
“Kondisi anggaran kita tahun ini terbatas, jadi belum masuk dalam APBD murni 2026,” ujarnya kepada hariankepri.com.
Meski demikian, Andi membuka peluang untuk menggulirkan kembali bantuan tersebut pada pertengahan tahun ini melalui mekanisme anggaran susulan.
“Kami mengupayakan program ini masuk kembali pada APBD Perubahan 2026. Tapi, tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah nanti,” tambahnya.
Pada tahun 2025, Dinas Pendidikan Kepri telah menggelontorkan dana sebesar Rp 8 miliar, untuk menyediakan satu setel seragam gratis.
Sebagaimana berita sebelumnya, program seragam gratis ini merupakan janji Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di tahun 2023 lalu.
Ansar menyampaikan program seragam gratis tersebut, untuk memenuhi permintaan masyarakat agar Pemprov Kepri dapat menyediakan seragam gratis untuk siswa SMA/SMK dan SLB.
“Kita harapkan program ini dapat meringankan orang tua siswa, supaya tidak terbebani membeli seragam sekolah setiap musim penerimaan siswa dan siswi baru,” katanya, pada Rabu (9/8/2023). (fik)





