TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, masih mengkaji sistem terbaik untuk pemilihan Sekdaprov Kepri definitif.
Ia menegaskan, pemilihan Sekda definitif bukan sekadar untuk mengisi kekosongan jabatan.
“Kita harus memilih pejabat yang memiliki pemahaman mendalam tentang situasi dan kondisi lokal,” ujarnya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Ia sedang mempertimbangkan sistem yang paling cepat, transparan, dan memudahkan proses pemilihan Sekda Provinsi Kepri.
“Kita akan pilih dulu opsi mana nanti yang terbaik, apakah itu manajemen talenta atau open bidding,” katanya.
Mengenai ketersediaan SDM, Ansar optimis dengan potensi pejabat di lingkungan Pemprov Kepri.
“Sudah banyak pelatihan yang mereka ikuti, kita lihat saja nanti ke depannya,” tambahnya.
Saat ini, posisi Sekdaprov Kepri definitif masih kosong. Ansar baru melantik Luki Zaiman sebagai Penjabat (Pj) Sekda.
Nantinya Luki akan bertugas selama tiga bulan ke depan, sembari menunggu keputusan mengenai pengisian jabatan definitif. (dim)





