KARIMUN (HAKA) – Masyarakat Kabupaten Karimun mulai menunjukkan rasa kecewa, terhadap kepemimpinan Bupati Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole.
Salah satunya datang dari salah satu datang dari Mardiana. Warga Moro ini dulunya adalah pendukung Iskandarsyah-Rocky saat pilkada 2024.
Ia mengkritik gaya hidup pejabat Karimun, dengan cara membeli tiga mobil dinas baru, padahal, pemda masih menanggung utang ke kontraktor lokal.
“Dulu kami kampanye panas-panasan untuk mereka. Sekarang kebijakan mereka menyakiti hati rakyat kecil,” ujar Mardiana dengan nada kesal, Senin (27/4/2026).
Ia melihat banyak warga sulit makan dan kontraktor belum menerima pembayaran. Namun, para pejabat justru sibuk mengganti mobil dinas baru.
Santoso, warga Kundur, turut meluapkan amarah terkait fasilitas publik yang mangkrak. Pemerintah membiarkan Ambulan laut hibah teronggok di darat selama setahun.
“Pejabat sanggup beli mobil miliaran rupiah. Tapi mereka beralasan tidak punya uang untuk membeli BBM ambulans laut,” tegasnya.
Santoso makin kecewa, karena guru-guru TPQ belum menerima insentif selama empat bulan. Padahal peran mereka sangat vital bagi karakter anak-anak.
“Pemerintah tega menahan gaji guru ngaji. Dulu janjinya manis saat butuh suara, sekarang mereka cuek dengan nasib rakyat kecil,” pungkas Santoso kecewa. (sih)





