27.8 C
Tanjung Pinang
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Mahasiswa Kritik Disdik Kepri: Perencanaan SDM Lemah

TANJUNGPINANG (HAKA) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UMRAH, mengkritik keras kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.

Kritik tersebut menyoroti krisis kekurangan sekitar 1.500 guru SMA/SMK dan SLB di Kepulauan Riau.

Ketua Departemen Kastrat BEM FISIP Umrah, Febriansyah menilai, kondisi ini membuktikan lemahnya perencanaan pemerintah daerah.
Pemerintah daerah kurang memitigasi SDM pendidikan dengan baik.

“Krisis sebesar ini akibat lambatnya antisipasi terhadap guru pensiun,” ujar Febriansyah, Rabu (20/5/2026).

Antisipasi terhadap pertumbuhan siswa juga lambat, terutama di Batam yang memiliki lonjakan kebutuhan tajam

Ia menyayangkan sikap pemerintah yang lebih fokus pada pembangunan fisik sekolah baru. Namun, pemerintah abai melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pengajar secara serius.

“Ini menunjukkan kebijakan pendidikan kita lebih fokus pada fisik dibanding kualitas SDM,” lanjut Febriansyah.

Febriansyah mendorong Disdik Kepri untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola pendidikan.

Ia meminta Disdik melakukan pemetaan kebutuhan guru berbasis data. Disdik Kepri tidak boleh sekadar bersikap reaktif setiap tahun.

“Kami minta evaluasi. Susun perencanaan SDM jangka panjang agar krisis guru ini tidak terus berulang,” tutupnya. (sih)

Baca Juga:  Bidik Investor Singapura, Ade Dorong Perda Kawasan Industri
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru