TANJUNGPINANG (HAKA) – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mendorong Danlanudal Cup menjadi wadah pembinaan atlet panahan di daerah.
Lis menyampaikan hal itu, saat membuka Danlanudal Cup Tanjungpinang Indoor Archery Open Tournament 2026 di Hanggar Lanudal Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Lis, turnamen panahan tidak sekadar menjadi arena perebutan medali, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda.
“Panahan membutuhkan ketenangan, konsentrasi, kesabaran, disiplin, dan kemampuan mengendalikan diri,” kata Lis.
Nilai tersebut, menurutnya, penting dalam membentuk karakter atlet sekaligus generasi muda.
Lis juga mengingatkan atlet agar tidak menjadikan hasil satu pertandingan sebagai ukuran kemampuan.
“Menang bukan berarti selesai dan kalah bukan berarti gagal,” ujarnya.
Ia meminta atlet menjadikan kemenangan sebagai motivasi, untuk berkembang dan kekalahan sebagai bahan evaluasi.
Lis juga mengajak peserta menjunjung sportivitas serta menghormati lawan, wasit, juri, dan pelatih selama pertandingan.
Menurutnya, seorang juara tidak hanya terlihat dari jumlah medali, tetapi juga dari sikap selama bertanding.
“Jangan hanya mengejar medali, kejar juga pengalaman dan peningkatan kemampuan,” katanya.
Lis berharap turnamen tersebut terus berkembang dan melahirkan atlet panahan yang mampu berprestasi untuk Tanjungpinang.
Danlanudal Cup Tanjungpinang Indoor Archery Open Tournament 2026 berlangsung pada 25–27 September 2026.
Turnamen tersebut mempertandingkan 13 divisi dengan total 307 peserta dari Tanjungpinang, Batam, Bintan, Surabaya, dan Bogor.
Lis membuka turnamen melalui prosesi penarikan busur dan pelepasan anak panah secara simbolis ke sasaran.
Ia juga menyematkan tanda peserta kepada perwakilan atlet, yakni Serda Hendrik dari FAST Archery dan Nazwa dari Gandowa Archery.
Lis berharap pertandingan berjalan lancar dan menghasilkan atlet muda yang memiliki kemampuan, disiplin, integritas, serta sportivitas. (fik)




