29.1 C
Tanjung Pinang
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Lindungi Petani, Mentan Amran Cek Beras Ilegal di Kepri

KARIMUN (HAKA) – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Panggabean, mendampingi Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman mengunjungi Tanjung Balai Karimun, Senin (19/1/2026).

Menteri Amran dan rombongan memeriksa tumpukan beras, hasil sitaan aparat gabungan di Gudang Bea Cukai Kepri.

Sahat Manaor bersama Mentan melihat langsung 700 ton beras, yang kini berstatus sebagai barang sitaan negara.

Sahat menyebut, komoditas pangan ini merupakan bukti penyelundupan ilegal melalui jalur perairan Kepulauan Riau.

“Penyelundup membawa beras ini tanpa dokumen karantina sah saat memasuki wilayah Kepri,” ucapnya.

Sahat menjelaskan bahwa proses lelang atas sebagian besar beras hasil tangkapan petugas tersebut sudah berjalan.

“Pemerintah bahkan sudah menyetor hasil lelang tersebut ke kas negara sebagai barang bukti persidangan,” jelasnya.

Selain beras, petugas juga mengamankan komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai kering, hingga gula.

“Aparat kini terus mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri barang bukti ilegal lainnya,” imbuhnya.

Sahat menegaskan Barantin memegang peran strategis, dalam menjaga pintu masuk wilayah Indonesia dari berbagai komoditas.

Prosedur karantina ini bertujuan menghalau hama dan penyakit berbahaya bagi keamanan pangan seluruh masyarakat Indonesia.

“Penegakan aturan karantina secara tegas melindungi petani serta pelaku usaha yang taat hukum,” ujar Sahat.

Mentan Amran memberikan peringatan keras, kepada seluruh pelaku penyelundupan pangan yang masuk ke wilayah Indonesia.

Sebab, mobilisasi ilegal jalur laut merusak produksi nasional, serta mengancam kesejahteraan petani yang patuh aturan.

“Tindak tegas pelaku sampai akarnya. Jangan biarkan penyelundupan ini mengganggu swasembada pangan kita,” tegas Amran. (rul)

masrun
masrun
Jurnalis. Bergabung dengan Hariankepri.com sejak 2018. Aktif sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru