BATAM (HAKA) – Seluruh fraksi DPRD Batam menyetujui Ranperda Lembaga Adat Melayu (LAM) dalam rapat paripurna, Rabu (21/1/2026).
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi dukungan penuh, dari delapan fraksi yang hadir dalam sidang tersebut.
“Ranperda ini langkah strategis melindungi kearifan lokal di tengah arus industrialisasi,” ujarnya.
Ia menyebut, bahwa keberagaman etnis penduduk Batam perlu perimbangan, dengan penguatan identitas budaya Melayu yang kuat.
“Melayu sebagai fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain itu, rapat paripurna ini juga menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang ketuanya adalah Muhammad Yunus.
“Kami berharap pembahasan berjalan optimal agar Batam segera memiliki regulasi yang memperkuat legitimasi peran lembaga adat,” pungkasnya. (ars)





