Beranda Headline

Lepas Pelayaran Internasional Perdana di SbP, Ansar Optimis Ekonomi Membaik

0
Penumpang saat antre di terminal internasional Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang, Sabtu (9/4/2022)-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pelabuhan Internasional Sribintan Pura (SbP) Tanjungpinang, akhirnya kembali melayani penumpang setelah hampir dua tahun terhenti karena pandemi Covid-19.

Keberangkatan kapal perdana pelayaran internasional itu dilepas langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan melepas 16 orang penumpang kapal tujuan Tanjungpinang – Singapura, Sabtu (9/4/2022).

Gubernur Ansar Ahmad mengaku sangat bahagia, karena akhirnya Pelabuhan Internasional SbP Tanjungpinang sudah dapat kembali melayani penumpang.

“Kita merasa bahagia, walaupun penumpangnya masih relatif sedikit. Besok juga sudah dimulai perjalanan perdana dari Tanjungpinang ke Malaysia,” katanya yang waktu itu ditemani Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua.

Orang nomor satu di Provinsi Kepri itu mengaku optimis, dalam waktu dekat , Pelabuhan Internasional SbP sudah dapat beraktivitas normal seperti sebelum pandemi.

“Tentunya ini juga akan berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi dan pariwisata di Kota Tanjungpinang,” imbuhnya.

Meskipun begitu, sambungnya Ansar, Pemprov Kepri dalam waktu dekat kembali akan menyurati Pemerintah Pusat, agar dapat diberikan diskresi dalam aturan perjalanan luar negeri.

Salah satunya kata dia, yakni, diskresi soal kewajiban melampirkan tes PCR bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke wilayah Kepri.

Karena, saat ini Pemerintah Singapura sendiri sudah tidak lagi mewajibkan pelaku perjalanan membawa hasil tes PCR atau antigen. Merujuk dari hal itu, maka Pemprov Kepri pun berharap kebijakan serupa dapat juga bisa diterapkan di wilayah Kepri.

Sebab, ia khawatir jika kewajiban membawa hasil PCR itu masih diberlakukan akan membuat wisman Singapura ataupun Malaysia enggan untuk datang, mengingat biaya tes PCR di sana menurutnya, masih relatif mahal.

“Kalau diskresi itu diberikan, saya yakin Tanjungpinang ini bisa normal seperti dulu. Ya mudah-mudahan ini menjadi pertanda baiklah, tinggal diskresi-diskresi itu yang kita minta,” pungkasnya.

Sementara itu, Santi salah satu penumpang yang akan berangkat ke Singapura mengaku cukup senang bisa dapat kembali berkunjung ke Negeri Singa itu.

“Senang sekali, karena hampir dua tahun lebih tidak ke sana. Ini ke Singapura mau melepas rindu sama keluarga di sana,” ujar wanita yang tinggal di Km 5, Kota Tanjungpinang itu.(kar)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini