BOGOR (HAKA) – Presiden Prabowo Subianto, memberikan peringatan keras terkait ancaman sampah yang dapat mematikan sektor pariwisata.
Penyampaian peringatan Presiden Prabowo tersebut langsung di hadapan seluruh kepala daerah pada Rakornas 2026 di Bogor.
“Tidak mungkin wisata berkembang kalau lingkungan kotor dan jorok,” tegas Prabowo, Senin (2/2/2026).
Prabowo juga menekankan pentingnya investasi pengolahan sampah untuk mencegah kelebihan kapasitas di TPA.
“Ini investasi besar, totalnya hampir 3,5 miliar dolar AS untuk 34 titik,” tambah Presiden.
Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan pihaknya siap menjalankan instruksi pusat.
“Batam siap bergerak bersama, kami akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan masyarakat,” jawab Amsakar lugas.
Ia juga menegaskan, bahwa penanganan sampah sudah masuk dalam 15 program prioritas pemerintahannya.
“Terkait penanganan sampah, ini prioritas yang harus kami tuntaskan secepatnya,” tegasnya.
Tak hanya sampah, Pemko Batam juga fokus menertibkan baliho liar yang merusak estetika kota.
“Selain sampah, sejumlah baliho juga sudah kami tertibkan di Batam,” pungkasnya. (sih)





