TANJUNGPINANG (HAKA) – Para pedagang buah yang ada di pasar buah kilometer 8, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, menyebut, bahwa buah semangka dan pepaya lagi banyak peminatnya.
Taqy, selaku pemilik Toko Buah mengatakan, bahwa buah-buah tersebut memang saat ini sedang banyak dicari oleh masyarakat, terlebih lagi saat cuaca sedang panas.
“Untuk stoknya kita ambil dari agen. Saat ini masih cukup ketersediaannya,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Minggu (24/8/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa untuk harga sekitar beberapa bulan yang lalu, buah semangka dan pepaya sekitar Rp 10 ribu per kilogramnya.
“Sekarang harga kedua buah ini menjadi Rp 15 ribu per kilogram. Semangka sedikit lebih banyak peminatnya dibanding pepaya,” tuturnya.
Senada dengan Taqy, pedagang buah lainnya yang bernama Agus, menjelaskan, bahwa pada musim panas seperti saat ini, minat masyarakat terhadap kedua buah tersebut cukup tinggi.
“Kalau musim hujan, susah laku. Bahkan terkadang tidak laku. Tapi saat musim panas, bisa laku sekitar 5 kilogram hingga 10 kilogram per harinya,” jelasnya.
Untuk stok buah, Agus mengaku juga membelinya dari agen buah yang tokonya tidak jauh dari pasar buah kilometer 8 tersebut.
“Terkadang saya juga ambil dari Pulau Bintan, tapi lebih mahal. Kalau ambil dari agen, biasanya lebih murah,” bebernya.
Sementara itu, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Wiratno, Yanti mengungkapkan, bahwa dirinya membeli buah pepaya untuk dijadikan minuman jus.
“Kalau pepaya untuk jus, sedangkan semangka untuk dimakan setelah makan nasi. Kedua buah ini segar disantap saat musim panas seperti sekarang ini,” terangnya.
Untuk harga yang disediakan para pedagang, kata dia, juga tidak memberatkan para pembeli tentunya, mengingat kenaikan harga kedua buah tersebut masih tergolong wajar.
“Kalau naiknya sekitar Rp 5 ribu tidak masalah, tapi kalau sudah naik sampai Rp 10 ribu per kilogram pasti mikir dua kali mau beli,” tutupnya. (dim)





