TANJUNGPINANG (HAKA) – Kualitas udara Kota Tanjungpinang, mulai membaik dalam dua hari terakhir, meski belum menyentuh kategori sehat.
​Pantauan IQAir mencatat, Indeks Kualitas Udara (AQI) Tanjungpinang berada pada angka 55 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 11 µg/m³ kategori sedang, Rabu (16/9/2026).
​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang Ahmad Yani menegaskan, capaian angka tersebut masih belum tergolong sehat.
​”Indeks sehat 0 sampai 50. Ini kan 55,” ujar Ahmad Yani kepada hariankepri.com.
​Kondisi ini membaik signifikan, jika membandingkan dengan angka AQI Tanjungpinang yang sempat menembus 134, atau kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Senin (14/9/2026).
​Ahmad Yani membeberkan, pihaknya mengandalkan data digital IQAir berbasis satelit untuk memantau fluktuasi udara karena alat ukur milik KLHK di Tanjungpinang mengalami kerusakan.
​DLH Kota Tanjungpinang mengimbau kelompok sensitif, termasuk anak-anak dan lansia, tetap membatasi aktivitas di luar ruangan. (fik)




