26 C
Tanjung Pinang
Selasa, Maret 17, 2026
spot_img

Krisis Fiskal, TPP ASN Pemprov Kepri Hanya 10 Bulan

TANJUNGPINANG (HAKA) – Tekanan berat saat ini tengah menghimpit kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kepri.

Kebijakan pemerintah pusat yang memotong transfer daerah dalam jumlah besar memicu kondisi tersebut.

“Pengurangan dana hingga setengah triliun rupiah memengaruhi belanja lain seperti TPP ASN,” kata Anggota DPRD Kepri, Ismiyati kepada hariankepri.com, kemarin.

Pengurangan dana bernilai fantastis ini, merusak postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Menyesuaikan pengurangan anggaran sebesar Rp500 miliar itu bukan hal yang mudah,” ungkap politisi perempuan ini.

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri, juga merasakan langsung dampak nyata dari efisiensi ini.

“Beban penyesuaian paling berat bagi kita saat ini adalah masalah gaji dan TPP ASN,” sebut Ismiyati saat menyoroti nasib pegawai.

Pihak legislatif terpaksa menyetujui rasionalisasi tunjangan penghasilan pegawai, demi menyeimbangkan neraca keuangan daerah.

“Bahkan untuk TPP pegawai, saat ini kami baru bisa menganggarkan untuk sepuluh bulan saja,” jelasnya.

Pemerintah harus memilah mana yang perlu pengurangan atau pertahankan. Semua bergantung pada kemampuan keuangan daerah. (sih)

Baca Juga:  Masyarakat Kecewa, Ansar Ingkar Janji Soal Seragam Gratis
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak 2026. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru