BINTAN (HAKA) – Musim kemarau melanda Bintan sejak sepekan terakhir, dan memicu krisis air bersih bagi warga di Kecamatan Bintan Timur.
Warga Perumahan Kijang Seraya, Umi, mengeluhkan debit air di sumurnya yang menurun drastis.
Ia sempat mencari air ke rumah tetangga, namun kondisi serupa juga menimpa warga sekitar.
“Saya keliling ke tetangga untuk cari air, ternyata air sumur mereka juga berkurang,” imbuhnya.
Merespons hal tersebut, PMI Kabupaten Bintan segera membuka layanan penyaluran air bersih.
Wakil Penanggulangan Bencana PMI Bintan, Ramlah, mengimbau warga segera melapor ke Kantor PMI di Jalan Nusantara, Sungai Lekop.
PMI bekerja sama dengan BPBD Bintan untuk mendistribusikan air langsung ke rumah penduduk.
Bahkan kata dia, PMI juga telah menyalurkan air bersih ke rumah warga di beberapa perumahan pada Kamis (29/1/2026) lalu.
“Kami sudah menyalurkan air bersih ke rumah warga di Kampung Jawa, Sungai Lekop,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).
Saat ini, armada BPBD masih terbagi untuk memadamkan kebakaran lahan di beberapa titik.
“Karena banyak kebakaran lahan kering di Bintan,” tambahnya.
Meski demikian, PMI memastikan bantuan air bersih tetap berjalan bagi warga yang membutuhkan.
“Kalau warga sangat membutuhkan air dalam jumlah banyak, kami tetap salurkan,” tutupnya. (rul)





