26.8 C
Tanjung Pinang
Minggu, Maret 8, 2026
spot_img

KPPG Sesalkan Sebutan ‘Maling Berkedok Gizi’ untuk MBG

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya menanggapi isu negatif seputar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial.

“Saya menyangkal pandangan miring segelintir masyarakat tersebut,” tegasnya kepada hariankepri.com, Senin (23/2/2026).

Ia menyayangkan, munculnya anggapan yang menyebut Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai maling berkedok gizi.

“Niat mulia pemerintah memberi makan anak-anak bangsa, mengapa mereka mengartikannya seperti itu?,” sesalnya.

Syartiwidya meminta masyarakat, memahami dan mempelajari lebih dulu manfaat ganda dari program ini.

“Mari pahami dan pelajari dulu efek domino (multiplier effect) dari program makanan bergizi ini,” ajaknya.

Menurutnya, program ini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta usaha mikro di daerah secara nyata.

“Coba hitung berapa banyak uang yang beredar dan seberapa besar peningkatan ekonomi masyarakat,” sebutnya.

Tidak hanya itu, kehadiran dapur umum program ini juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Dapur umum dan UMKM yang bergerak menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa pembagian makanan bergizi gratis ini sangat sejalan dengan visi pemerintah pusat.

“Satu program MBG ini saja sudah mampu menjawab empat tujuan Asta Cita,” pungkasnya. (sih)

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Amsakar Gelar Doa dan Yasinan Bersama
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak 2026. Alumni Departemen Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru