TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Diskop UKM Kepri, Riki Rionaldi, menyiapkan Koperasi Merah Putih sebagai ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepri.
Riki menegaskan, koperasi memegang peran vital dalam rantai pasok. KMP ini akan bekerja sama dengan yayasan pengelola, untuk menyuplai seluruh kebutuhan dapur.
“Kementerian Koperasi sedang merancang aplikasi sistem terintegrasi,” ujarnya.
Riki menyebut teknologi ini berfungsi, memetakan potensi komoditas pangan pada setiap wilayah agar lebih akurat.
Ia mencontohkan, distribusi hasil panen bengkoang dari Bintan ke Batam. Sistem digital tersebut mengatur seluruh proses logistik secara kolektif dan lebih teratur.
“Pengelola menghitung kapasitas truk secara cermat demi menekan biaya,” terangnya.
Pengangkutan barang secara masif, membuat harga distribusi jauh lebih murah dan tetap efisien.
Riki optimis, pola ini mampu menggerakkan ekonomi desa secara cepat. UMKM dalam koperasi meraih keuntungan langsung melalui keterlibatan aktif pada program nasional tersebut.
“Jejaring bisnis ini memiliki potensi kapasitas yang sangat besar,” imbuhnya.
Riki yakin, kolaborasi tersebut membangun alur bisnis kuat bagi seluruh pelaku usaha kecil. (sih)





