28.2 C
Tanjung Pinang
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Kontraktor Karimun Protes, Pemkab Lebih Pilih Mobil daripada Bayar Utang

KARIMUN (HAKA) – Kebijakan Pemkab Karimun membeli mobil dinas baru memicu kemarahan kontraktor lokal.

Mereka menilai pemerintah tidak memprioritaskan pelunasan utang proyek.
Salah satunya datang dari seorang pengusaha lokal, yang mengaku bernama Hendra

Sebagai seorang kontraktor lokal, ia merasa pemerintah daerah mempermainkan nasibnya. Ia kecewa karena pemerintah beralasan keuangan daerah sedang sulit.

“Pemerintah meminta kami bersabar, namun mereka menganggarkan Rp1,9 miliar untuk tiga mobil dinas baru,” ujarnya.

Hendra mengungkapkan para kontraktor kini berjuang menghadapi utang tunda bayar Pemkab Karimun. Total utang pemerintah mencapai Rp171 miliar.

“Bunga bank mengejar kami. Kami harus mencari dana talangan untuk gaji tukang, sementara pejabat mementingkan mobil baru,” keluhnya.

Hendra menilai, tindakan Pemkab Karimun mencerminkan hilangnya empati pemimpin daerah. Apalagi situasi ekonomi masyarakat saat ini sedang sulit.

Ia meyakini mobil dinas lama masih sangat layak pakai. Dana Rp1,9 miliar tersebut lebih bermanfaat untuk mencicil utang kontraktor kecil.

“Uang itu seharusnya berputar di masyarakat,” tegasnya.

Hendra meminta Bupati Karimun lebih bijak membedakan kewajiban mendesak dengan fasilitas pribadi. Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama.

“Utamakan keringat orang yang telah membangun daerah ini,” pungkasnya penuh kekecewaan. (sih)

Baca Juga:  Sampah Batam Tembus 1.300 Ton per Hari, Amsakar Ubah Perda
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '