27.8 C
Tanjung Pinang
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Kompetensi Tak Sesuai, SDM di Kepri Kalah Saing dengan Pekerja Luar

TANJUNGPINANG (HAKA) – Disnakertrans Provinsi Kepri, merombak alokasi anggaran pelatihan kerja di kabupaten kota, agar berorientasi pada kebutuhan pasar industri.

​Langkah ini merespon ketimpangan kompetensi di lapangan, karena pencari kerja lokal sering kalah bersaing, akibat minimnya spesifikasi keahlian khusus.

​”Contohnya kemarin, PT membutuhkan 200 tenaga las pipa dalam sebulan dengan gaji lumayan,” kata Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya.

​Namun, ketiadaan SDM lokal yang menguasai teknik tersebut, memaksa perusahaan mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah seperti Jawa dan Sumatera.

​”Ini yang sedang kita ubah ke depan. Kita pastikan semua instrumen pelatihan kita benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” tegas Diky.

​Kawasan industri Batam, Bintan, dan Karimun saat ini sangat minim menyerap lulusan dari rumpun ilmu sosial, maupun ilmu ekonomi.

​”Hari ini industri tidak mencari lulusan manajemen, ekonomi, atau sosial politik untuk sektor teknis,” urai Diky.

​Sebaliknya, bursa kerja di kawasan industri Kepri justru sedang mengalami kelangkaan pasokan lulusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, hingga Teknik Kimia.

​Diky mencontohkan PT Ecogreen yang terpaksa merekrut lulusan Teknik Kimia dari Surabaya karena perguruan tinggi lokal di Kepri tidak menyediakannya.

​”Bukannya kita susah cari kerja, tapi jembatan kompetensinya yang sering tidak nyambung atau tidak sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelas Diky.

​Guna mengatasi pengangguran sarjana, Pemprov Kepri mengandalkan program magang Kementerian Ketenagakerjaan, yang menaikkan kuota menjadi 150.000 peserta tahun ini.

​Pihaknya juga meminta perguruan tinggi mengaudit kurikulum serta mengimbau orang tua, agar mengarahkan anak ke jalur pendidikan vokasi siap kerja. (sih)

Baca Juga:  LPP APBD Kepri, Pendapatan Tahun 2025 Capai Rp3,71 Triliun
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru