TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, menggesa persiapan teknis Program Kampung Nelayan Merah Putih di kabupaten/kota.
​Kepala DKP Kepri Said Sudrajat menyebut, program penataan kawasan permukiman nelayan ini bersumber langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
​”Tim DKP awalnya menyiapkan proposal untuk 70 lokasi, tapi kemudian ada usulan tambahan atas arahan Pak Gubernur,” ujarnya.
​Tim membawa usulan tambahan ke kementerian hingga totalnya mencapai kisaran 150-an titik potensial di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
​Hasil kolaborasi dan konsultasi intensif bersama Kementerian KP menetapkan, alokasi sementara sebanyak 81 calon lokasi untuk program tersebut.
​”Semoga dari 81 titik ini, kita dapatkan lokasi prioritas,” ujar Said, kepada hariankepri.com, kemarin.
​Said menambahkan keseluruhan dari 81 titik calon lokasi tersebut sudah mencukupi persyaratan dasar administrasi yang pusat minta.
“​Tahapan lapangan sudah memasuki proses persiapan teknis, berupa survei topografi secara masif di berbagai daerah kepulauan,” imbuhnya.
​Pelaksanaan survei tersebut tersebar di Kabupaten Kepulauan Anambas, Natuna, Lingga, dan Bintan untuk memetakan kondisi geografis wilayah.
“​Khusus untuk wilayah Bintan, sepuluh titik lokasi masuk dalam pemetaan dan menyebar di seluruh wilayah kecamatan daerah tersebut,” jelasnya.
​Sementara untuk Kota Tanjungpinang, usulan mengerucut menjadi tiga lokasi terpilih setelah awalnya pihak DKP mengajukan lima lokasi.
​”Kalau dari Tanjungpinang tersebar di Penyengat dan Dompak,” pungkas Said. (sih)






