BINTAN (HAKA) – Sejumlah karung beras premium merek Harumas yang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) berulat.
Penemuan pertama kali oleh pekerja dapur umum SPPG, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, pekan lalu.
Menanggapi hal itu, Sekdakab Bintan, Ronny Kartika mengatakan, telah mengirim tim untuk mengusut temuan beras berulat, di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kelurahan Sei Lekop itu.
“Walaupun kami belum menerima laporan resmi, tapi kami sudah kirim tim,” ucapnya kemarin.
Pihaknya telah menerima laporan atas permasalahan itu, dan kondisi itu memang benar adanya.
“Alhamdulillah, sudah dapat dimitigasi. Beras itu belum sempat dimasak,” jelasnya.
Kepala Kelompok MBG Bintan Timur, Prayogo, mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas, dengan mengganti semua beras yang berulat.
Ia menerangkan, pihaknya mengetahui ulat dalam beras itu, ketika para pekerja dapur MBG mengecek beras itu.
“Hanya satu karung saja yang ada ulat. Yang lainnya, tidak terkontaminasi,” tutupnya. (rul)





