BATAM (HAKA) – Aktivitas pelabuhan di Kota Batam mencatatkan tren positif, dengan peningkatan arus logistik, bongkar muat barang, serta mobilitas penumpang laut.
​Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar atau 61,85 persen dari target tahunan Rp490,15 miliar.
​”Pertumbuhan konsisten ini menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi dan investasi Batam terus bergairah,” kata Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
​Capaian paling menonjol terlihat di Terminal Umum Batu Ampar, dengan realisasi bongkar muat general cargo menembus angka 1.376.034 ton.
​”Realisasi bongkar muat general cargo di pelabuhan ini mencapai 102 persen dari target tahunan,” ujarnya.
​Total bongkar muat general cargo seluruh pelabuhan Batam mencapai 8.174.446 ton, tumbuh 8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
​”Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan bongkar muat sebesar 2.792.750 ton atau 80 persen target,” jelasnya.
Wakil Kepala BP, Li Claudia menyebut, ​arus peti kemas Pelabuhan Batam menangani volume 542.927 TEUs, merealisasikan 72 persen dari target tahunan sebesar 750.000 TEUs.
​”Lalu lintas penumpang domestik dan internasional menembus angka 6.718.075 orang, tumbuh 8,02 persen,” kata Li Claudia.
​Kunjungan kapal barang dan penumpang mencatatkan angka 73.230 call kapal, mengalami kenaikan 1 persen secara tahunan di Batam.
​”Mobilitas penumpang yang tinggi dan logistik yang padat menuntut peningkatan mutu pelayanan publik,” tegasnya.
​BP Batam terus memodernisasi infrastruktur, melakukan elektrifikasi alat bongkar muat, serta mempercepat digitalisasi layanan logistik di seluruh wilayah.
​”Transformasi tata kelola bisnis aset pelabuhan memperkuat posisi Batam sebagai transshipment hub internasional,” tukasnya. (sha)




