28.9 C
Tanjung Pinang
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Ketua DPRD Kepri Minta Pemda Lobi Pusat Soal Garuda

TANJUNGPINANG (HAKA) – DPRD Kepri menyatakan keprihatinan mendalam, atas kabar penghentian operasional maskapai Garuda Indonesia, di Bandara RHF Tanjungpinang.

“Garuda Indonesia menjadi ujung tombak transportasi udara bagi pelaku usaha dan investor,” ujar Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan.

Ia menjelaskan, bahwa aktivitas ekonomi dan investasi di Kepulauan Riau sangat bergantung pada dukungan transportasi udara.

“Penghentian layanan Garuda berpotensi menghambat investasi di Kepri, terutama pada sektor ekonomi di wilayah Bintan,” imbuhnya.

Iman berharap, pemerintah daerah segera mendorong pemerintah pusat, untuk mengkaji ulang rencana keputusan tersebut sebelum berlaku.

“Kemenhub harus mempertimbangkan dampak besar kebijakan ini terhadap iklim investasi di daerah kami,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan, membenarkan informasi mengenai rencana penghentian operasional maskapai tersebut.

“Kami masih menunggu pernyataan resmi secara tertulis dari pihak manajemen Garuda Indonesia,” ungkapnya.

Setiadi menegaskan bahwa otoritas bandara belum bisa memastikan alasan utama di balik penghentian rute penerbangan tersebut.

“Kami tidak dapat memberikan jawaban pasti sebelum menerima surat resmi dari manajemen Garuda,” jelasnya lagi.

Nantinya, maskapai Citilink akan mengambil alih layanan penerbangan setelah Garuda resmi berhenti beroperasi di Bandara RHF.

“Saat ini Garuda terbang tiga kali seminggu, sementara Citilink melayani jadwal penerbangan empat kali seminggu,” tutupnya. (dan)

Baca Juga:  Lindungi Petani, Mentan Amran Cek Beras Ilegal di Kepri
Nuzli Ramadhani
Nuzli Ramadhani
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa dan isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru