TANJUNGPINANG (HAKA) – Warga meminta pemerintah memasang lampu lalu lintas di persimpangan Areca, Jalan Handjoyo Putro, Kota Tanjungpinang.
Warga menilai, lokasi itu semakin ramai, dan berbahaya ketika volume kendaraan makin ramai. Terutama di pagi dan sore hari.
Dari pantauan hariankepri.com, arus kendaraan kerap menumpuk pada jam-jam sibuk. Para pengendara roda dua saling waspada saat melintas.
Salah seorang warga Batu IX, Rudi (34), mengatakan, persimpangan itu sudah lama membutuhkan penataan lalu lintas yang lebih baik.
Menurutnya, kondisi saat ini sangat membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.
“Kalau pagi dan sore itu ramai, semua mau cepat. Kadang ada yang main terobos saja,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Selasa (18/11/2025).
Rudi menambahkan, peristiwa nyaris kecelakaan bukan hanya terjadi sekali atau dua kali.
“Hampir setiap hari saya melihat pengendara yang tidak sabar saling berebut jalan,” terangnya.
Menurutnya, keberadaan lampu lalu lintas dapat membantu mengatur aliran kendaraan secara lebih teratur.
Hal senada muncul dari Tiara (29), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi persimpangan.
Ia menuturkan, pengendara yang mengerem secara mendadak dan klakson keras sudah menjadi pemandangan biasa.
“Banyak pengendara yang tidak saling mengalah. Kita takut-takut juga kalau bawa anak,” katanya.
Tiara menegaskan, pemerintah perlu memberikan perhatian serius untuk persimpangan itu.
“Persimpangan Areca ini salah satu akses utama menuju kawasan kota dan ke pusat pemerintahan Dompak,” tuturnya.
Selain pemasangan lampu lalu lintas, ia menilai, perlu adanya evaluasi terhadap rambu-rambu serta marka jalan.
“Tidak sedikit pengendara yang kesulitan memahami prioritas jalan karena minimnya penanda,” tambahnya.
Hingga berita ini terbit, upaya konfirmasi dilakukan kepada Kabid Lalu Lintas Jalan Dishub Tanjungpinang, Savran, namun belum merespon. (dim)





