29.6 C
Tanjung Pinang
Selasa, April 14, 2026
spot_img

Kemenag Kepri Pastikan Jemaah Umrah Aman dari Dampak Perang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kanwil Kemenag Kepri meminta jemaah umrah, mengikuti arahan pusat demi keselamatan bersama akibat konflik perang di kawasan Timur Tengah.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Syafi’i menyarankan, jemaah yang belum berangkat, agar menunda perjalanan sampai kondisi benar-benar aman dan kondusif.

“Ikuti arahan pusat demi keselamatan. Jika belum berangkat, sebaiknya jemaah menunda dulu perjalanan tersebut,” ucapnya kepada hariankepri.com, kemarin.

Syafi’i mengingatkan jemaah, di Arab Saudi agar senantiasa mematuhi petunjuk pihak travel resmi dan otoritas setempat, selama menjalankan ibadah.

“Berangkat jika situasi memungkinkan, namun tetap waspada mengikuti perkembangan terbaru di lokasi,” tegasnya.

Pihaknya memastikan sejauh ini belum ada laporan mengenai jemaah asal Kepri, yang terkena dampak langsung dari konflik perang tersebut.

“Alhamdulillah, aktivitas di bandara masih lancar tanpa kendala,” katanya.

Terkait kepulangan jamaah, Syafi’i menjelaskan, bahwa sejumlah maskapai masih melayani rute penerbangan meskipun dengan jadwal yang sangat terbatas.

“Maskapai Saudia dan Garuda Indonesia tetap beroperasi. Petugas memang membatasi jadwal, namun tidak menutup seluruh akses penerbangan keluar masuk,” jelasnya.

Pihaknya masih mendata jumlah pasti warga Kepri di Tanah Suci, yang berangkat selama Ramadan dan akan kembali saat Syawal.

“Kami mencatat ada ratusan jemaah di sana. Petugas terus memantau posisi mereka hingga tiba kembali ke tanah air,” tambahnya.

Hingga kini, keluarga di Kepri juga belum memberikan laporan mengenai adanya jamaah yang tertahan atau mengalami masalah kepulangan.

“Insyaallah situasi aman. Namun, pusat tetap mengimbau jemaah agar menunda keberangkatan sampai keadaan Timur Tengah kembali normal,” pungkasnya. (dan)

Baca Juga:  Atasi Kemarau, Gubernur Ansar Salat Istisqa di Penyengat
Nuzli Ramadhani
Nuzli Ramadhani
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa dan isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '