27.6 C
Tanjung Pinang
Rabu, Oktober 14, 2026
spot_img

Kemah Budaya Pulau Penyengat, Pelajar Belajar Tradisi Melayu

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang kembali menjadi ruang belajar budaya, melalui Kemah Budaya Pulau Penyengat 2026.

Balai Pelestarian Kebudayaan Kepulauan Riau menggelar kegiatan tersebut di Kompleks Balai Adat Pulau Penyengat, Jumat (25/9/2026).

Plt Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Tanjungpinang, Yoni Fadri, turut menghadiri pembukaan kegiatan.

Yoni menilai, Kemah Budaya menjadi sarana mengenalkan warisan Melayu, kepada generasi muda melalui pengalaman langsung.

“Pulau Penyengat adalah kebanggaan kita dan bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia,” kata Yoni.

Menurut Yoni, keterlibatan pelajar dapat menumbuhkan kepedulian terhadap budaya daerah sejak dini.

Ia berharap, peserta dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti Kemah Budaya kepada lingkungan sekitarnya.

“Jadilah pelopor dan teruskan ilmu serta pengalaman kepada teman-teman lainnya,” ujarnya.

Pulau Penyengat memiliki sejumlah warisan budaya penting, mulai dari Gurindam 12, Masjid Sultan Riau, manuskrip hingga tradisi Melayu.

Yoni menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga warisan tersebut agar tetap dikenal lintas generasi.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kepulauan Riau, Jumhari, mengatakan Pulau Penyengat memiliki sejarah kuat dalam perkembangan peradaban Melayu.

“Kemah Budaya ini bukan sekadar kemah biasa,” kata Jumhari.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal akar budaya sekaligus mempraktikkan berbagai tradisi Melayu.

Peserta akan mengenal sejumlah tradisi seperti Gurindam 12, pantun, boria hingga zapin selama kegiatan berlangsung.

Kemah Budaya berlangsung selama tiga hari dua malam dengan peserta dari kalangan pelajar.

Sejumlah kegiatan edukatif masuk dalam agenda, termasuk napak tilas sejarah Pulau Penyengat.

Peserta juga mengikuti lokakarya manuskrip kuno dan aksara Jawi serta lokakarya Gurindam 12. (fik)

Taufik A Habu, S.Psi.
Taufik A Habu, S.Psi.
Lahir di Gorontalo 31 Januari 1982, menamatkan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2008 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi hariankepri.com. Dua kali meraih nominator Dahlan Iskan Award dan RDK Award di tahun 2011, 2012 dan 2013.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru