Beranda Headline

Kebijakan Travel Bubble Diberlakukan, Setiap Wisman Masuk Kepri Dipasangi Blue Pass

0
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Kepri, Buralimar, menyampaikan, pihaknya terus mematangkan persiapan jelang penerapan travel bubble, pada 1 Oktober 2021 mendatang.

“Sekarang persiapannya sudah tahap draft MoU antara Kementerian Luar Negeri, BRC, Pemkab Bintan, dan Pemprov Kepri. Untuk tahap uji coba akan kita lakukan di kawasan wisata Lagoi,” katanya, Jumat (18/9/2021).

Lebih lanjut ia mengutarakan, apabila nantinya kebijakan travel bubble itu sudah diberlakukan, setiap wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke kawasan wisata itu akan diberikan blue pass.

“Blue pass ini semacam token. Jadi nanti kalau, wisatawan itu masuk akan kita berikan blue pass tersebut,” jelasnya.

Blue pass itu sendiri sambungnya, berfungsi untuk memantau para wisatawan itu selama mereka berada di kawasan Lagoi. Dengan alat tersebut, untuk mendeteksi keberadaan dan aktivitas para wisatawan.

“Dengan alat itu, kita bisa mengetahui mereka berbicara dengan siapa dan kemana saja. Jika nantinya ada yang tertular Covid-19, penanganannya juga akan cepat diketahui,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kepri, akan mulai membuka pintu masuk wisatawan ke wilayah Provinsi Kepri pada Oktober 2021 mendatang.

Kebijakan itu nantinya akan dilakukan dalam bentuk travel bubble. Artinya, para wisatawan tersebut hanya dapat beraktivitas di destinasi yang telah ditentukan.

“Travel bubble ini sudah akan diberlakukan bulan Oktober nanti,” tuturnya.(kar)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here