27.8 C
Tanjung Pinang
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Kapasitas 210 Liter Per Detik, Tirta Kepri Klaim Pasokan Aman

TANJUNGPINANG (HAKA) – Perumda Air Minum Tirta Kepri mengevaluasi, teknis proyek pipa darurat yang sebelumnya mereka siapkan, untuk menghadapi musim kemarau.

​Kepala Bagian Teknik Perumda Tirta Kepri, Dedi Junaedi menjelaskan, pihaknya sengaja memilih interkoneksi jaringan distribusi, guna memperkecil dampak krisis air bersih.

​Mengenai kondisi terkini Waduk Gesek, Dedi menyebut, seluruh pengerjaan jalur darurat tersebut saat ini sudah rampung.

​Pasokan air di waduk kembali normal sejak berakhirnya musim kemarau lalu, tepatnya di sekitar bulan April.

​Saat kemarau melanda, debit air Sungai Pulai sempat menyusut sehingga manajemen harus mencari solusi tanpa alat berat.

​Dedi memaparkan, kapasitas air Perumda Tirta Kepri saat ini berada di angka 210 hingga 220 liter per detik.

​”Kapasitas ini masih aman jika berada di angka 200 liter per detik,” jelasnya.

​Untuk mengatasi penyusutan debit, tim produksi menggabungkan tali-tali air kecil agar mengalir menuju ke area tangkapan utama.

​Perumda Tirta Kepri, juga intens berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan BMKG terkait pantauan berkala curah hujan.

​Tim produksi terpaksa mengeruk jalur air di Sungai Pulai secara manual karena alat berat tidak bisa memasuki medan lokasi.

​Dedi mengakui pengerukan manual hanya efektif menjaga suplai air di dalam pipa distribusi, bukan mengatasi kekeringan secara total.

​Oleh karena itu, Perumda Tirta Kepri sempat memberlakukan simulasi interkoneksi wilayah luar untuk membagi area pelayanan kepada pelanggan.

​Pelayanan air bersih dari Waduk Gesek khusus untuk melayani pelanggan sampai batas Kilometer (Km) 10 Tanjungpinang.

​Sedangkan untuk area Km 10 ke atas sampai Km 5, pasokan airnya bersumber melalui sistem interkoneksi Sungai Pulai. (sih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru