TANJUNGPINANG (HAKA) – Kapal Sabuk Nusantara 48, gagal berangkat ke Tambelan dan Natuna akibat gelombang tinggi, Rabu (7/1/2026).
Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana menyebut, penundaan kapal itu karena, gelombang tinggi pada rute tujuan Natuna.
“Kami dapat informasi dari BMKG. Jadi keberangkatan kami tunda,” ujarnya kepada hariankepri.com, Rabu (7/1/2025).
Meski ada penundaan, penumpang bisa melakukan refund, dan pihak Pelni akan mengembalikan uang tiket.
“Syaratnya, harus bawa ktp yang terdaftar dalam tiket, serta membawa tiket ya,” ucapnya.
Dari data yang ada, dari 89 penumpang yang telah membeli tiket baru 7 orang yang melakukan pengembalian.
“Kalau tidak refund, tiket tidak akan hangus, tapi tunggu update kapan kapal akan berangkat,” tutupnya. (dan)





