Kakak Pahlawan dari Teror di London Ini, Korban Bom Bali 2002

example banner

Share this:

Anggota Parlemen Inggris Tobias Ellwood tengah menolong korban

HAKA – Nama anggota Parlemen Inggris Tobias Ellwood melesat dalam semalam. Media menobatkan Ellwood sebagai salah seorang pahlawan dalam teror mematikan yang terjadi di dekat Gedung Parlemen Inggris itu.

Loading...

Dalam balutan jas resmi, dasi, dan kemeja putih, mantan anggota militer yang berusia 50 tahun itu memberikan bantuan kepada anggota polisi Keith Palmer yang ditusuk oleh pelaku. Dia melakukan pernapasan buatan dari mulut ke mulut dan menekan luka polisi berusia 48 tahun itu agar darah tidak berhamburan.

Foto-foto Ellwood yang terlihat tegang dan berusaha semampunya untuk menolong Palmer pun beredar di media sosial. Ellwood berlutut dan menekan dada Palmer yang terluka dengan tangannya.

Dia terus melakukan itu sampai tim medis datang untuk menyelamatkan Palmer. Namun sayang, nyawa Palmer tidak tertolong. Foto Ellwood yang berjalan gontai dengan wajah dan baju berlumuran darah pun menjadi perhatian.

Netizen memuji anggota parlemen itu dengan mengatakan dia adalah pahlawan. ”Anda adalah pahlawan sebenarnya. Kerja yang bagus Mr. Ellwood,” tulis seorang netizen. ”Terima kasih sudah memberikan yang terbaik Mr Ellwood,” tulis yang lain.

Disebutkan saksi mata, saat itu Ellwood yang pangkat terakhirnya di militer adalah Kapten memang berada di dekat lokasi kejadian. Namun, berada di dalam pagar kompleks Gedung Parlemen.

Sesaat pelaku menusukkan pisau ke Palmer, hampir semua anggota polisi yang berada di dekat lokasi kejadian mengejar pelaku. ”Begitu penusukan terjadi dan polisi itu terjatuh, Tony (panggilan akrab Ellwood, Red) langsung lari dan melompati pagar. Semua polisi mengejar pelaku namun Ellwood lari menuju polisi yang terjatuh itu,” kata seorang saksi mata.

Saat dimintai keterangan, Ellwood tidak banyak berbicara. ”Saya adalah saksi mata. Saya orang terakhir di lokasi kejadian sebelum korban meninggal dunia. Jadi saya tidak berhak mengatakan apa pun. Nomor 10 (sebutan untuk Perdana Menteri Inggris, Red) sudah menelepon. Saya bisa kena masalah,” katanya.

”Ini adalah tragedi yang besar. Sata berusaha menekan lukanya dan memberikan pernapasan buatan sampai medis datang. Namun, dia kehilangan banyak darah. Dia terluka parah, di bawah lengan dan belakang,” sambungnya.

Ellwood memang tidak asing dengan teror. Kakak lelakinya, Jonathan Ellwood, juga menjadi korban teror. Dia adalah salah seorang korban bom Bali pada 2002. Mendiang adalah guru sejarah yang bekerja di salah satu sekolah di Vietnam.

Saat kejadian, Jonathan sedang berada di Bali untuk menghadiri konfrensi. Dia terbunuh saat bom kedua meledak di Kuta, Bali. Butuh tiga hari untuk Ellwood dan keluarga menemukan Jonathan sudah tewas.

Ellwood sendirilah yang terbang ke Bali dan membawa tubuh abangnya itu pulang. ”Saya sendirilah yang membongkar masing-masing peti mati untuk menemukannya. Itu tragedi yang memilukan,” katanya saat itu. (red/jawapos)

example banner
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan