Beranda Headline

Jumlah Sekolah Tak Merata, DPRD Kepri Soroti PPDB di Tanjungpinang

0
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Lis Darmansyah saat dijumpai di Aula Wan Seri Beni Dompak, Kota Tanjungpinang-f/dimas-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Menurut Anggota DPRD Kepri, Lis Darmansyah, bahwa sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun 2024 ini tidak akan bermasalah jika infrastruktur sekolah merata.

“Artinya di tiap kecamatan jumlah SD, SMP, SMA dan SMK merata. Semuanya harusnya imbang, antara kelulusan dan ruang kelas baru yang akan diisi oleh calon siswa,” ujarnya kepada hariankepri.com, Rabu (26/6/2024).

Lebih lanjut Lis mengatakan, persoalan di Kota Tanjungpinang saat ini, mau bagaimanapun sistem PPDB nya pasti akan tetap bermasalah.

Para kepala sekolah saat menyampaikan pandangannya tentang PPDB

“Karena jumlah penduduk di Kota Tanjungpinang itu tinggi, terlebih lagi di Tanjungpinang Timur. Sementara di Timur hanya ada 1 SMA dan 1 SMK,” sebutnya.

Menurutnya, para anak-anak yang baru lulus dan ingin mengikuti sistem PPDB melalui jalur zonasi, hanya akan lulus di SMAN 2 Tanjungpinang dan SMAN 4 Tanjungpinang.

Ia menerangkan, bahwa seharusnya Pemerintah Daerah mengambil sebuah kebijakan di luar sistem afirmasi dan zonasi.

“Sehingga semua anak-anak dapat diterima meski jarak antara tempat tinggal dan sekolah terbilang jauh,” pungkasnya. (dim)

Baca juga:  Wakil Ketua III DPRD Kepri Hadiri Launching Hari Pemungutan
example banner

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini