29.4 C
Tanjung Pinang
Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Jembatan Batam Bintan: Hanya Komoditas Politik Jelang Pilkada

GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad terus menyuarakan mimpi besar, pembangunan Jembatan Batam-Bintan sebagai motor penggerak ekonomi baru bagi wilayah Kepulauan Riau.

Hingga Maret 2026, kepastian waktu mulainya konstruksi megaproyek sepanjang 14,74 kilometer tersebut masih menggantung tanpa kejelasan jadwal yang pasti.

Data hariankepri.com menunjukkan, bahwa pemerintah pusat dan daerah, masih berkutat pada urusan teknis serta pembebasan lahan yang belum sepenuhnya tuntas.

Anggaran pembangunan yang menelan biaya hingga belasan triliun rupiah, memerlukan skema pembiayaan matang, agar tidak membebani keuangan negara secara berlebihan.

Masyarakat mulai meragukan realisasi janji politik ini, karena pemerintah terus menggeser target peluncuran perdana proyek dari tahun ke tahun.

Ansar Ahmad mengklaim, bahwa Jembatan Batam-Bintan akan membuka isolasi geografis, serta memangkas biaya logistik antarwilayah secara signifikan di masa depan.

Namun, kendala teknis terkait kedalaman laut dan kontur tanah di dasar perairan Selat Kuala Riau, masih memerlukan kajian pakar yang mendalam.

Kementerian PUPR bersama investor asing masih mendiskusikan bagi hasil, serta risiko jangka panjang sebelum benar-benar menurunkan alat berat ke lokasi proyek.

Publik berharap, mimpi besar ini tidak sekadar menjadi komoditas politik menjelang pesta demokrasi tanpa ada realisasi nyata, di lapangan terbuka.

Ketidakpastian ini menghambat minat investor yang ingin menanamkan modal pada kawasan industri di sekitar kaki jembatan, baik di Batam maupun Bintan.

Pemerintah Provinsi Kepri harus lebih transparan, dalam menyampaikan perkembangan terkini agar spekulasi negatif tidak terus berkembang luas di tengah masyarakat.

Harapan warga akan konektivitas yang lancar seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah pusat, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia.

Kita menunggu langkah berani dan konkret dari Gubernur Ansar untuk memastikan mimpi raksasa ini segera terwujud sebelum masa jabatannya berakhir.***

Baca Juga:  Pemko Batam Targetkan Pendapatan Rp 5,2 Triliun di 2027

Taufik
Pemred hariankepri.com

Taufik A Habu, S.Psi.
Taufik A Habu, S.Psi.
Lahir di Gorontalo 31 Januari 1982, menamatkan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2008 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi hariankepri.com. Dua kali meraih nominator Dahlan Iskan Award dan RDK Award di tahun 2011, 2012 dan 2013.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '