29.1 C
Tanjung Pinang
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Jemaah Umrah Batam Sembuh, Dinkes Kepri: Itu Bukan Superflu

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Bisri, memastikan, pasien asal Kota Batam yang baru pulang dari Tanah Suci tidak terjangkit penyakit superflu.

Ia menyebut, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, pasien itu hanya mengalami gejala yang mengarah pada Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV).

“Dia pulang dari tanah suci itu pertengahan Januari. Tim sudah memulangkan pasien ini karena kondisinya sudah membaik,” katanya, kepada hariankepri.com, Rabu (28/1/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu cemas berlebihan mengenai isu penyebaran superflu di wilayah Provinsi Kepri.

“MERS-CoV memang menjadi risiko bagi jemaah yang pulang dari Timur Tengah,” tuturnya.

Menurutnya, penyakit MERS-CoV memang menyerang saluran pernapasan. Kondisinya sangat mirip dengan gejala flu.

“Yakni demam dan batuk,” ungkapnya.

Ia juga membandingkan risiko ini, dengan penyakit meningitis yang sering mengintai jemaah haji atau umrah.

Perbedaan utama dari superflu dan MERS-CoV terletak pada penyebabnya. Virus menjadi pemicu superflu.

“Sementara kuman atau bakteri tertentu seringkali menyebabkan MERS-CoV,” ujarnya. (dim)

Baca Juga:  Amsakar Achmad Reuni Bareng Pensiunan Pemko Batam
Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru