TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan, Pemprov Kepri serius dalam menanggulangi kemiskinan.
Nyanyang menegaskan hal ini, saat memimpin Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Gedung Daerah, Tanjungpinang, kemarin.
Nyanyang menjelaskan, bahwa dalam rapat tersebut menyepakati target penurunan angka kemiskinan Kepri menjadi 4,14 persen pada tahun 2026.
“Angka kemiskinan Kepri per Maret 2025 adalah 4,44 persen. Angka ini jadi modal besar kita untuk menurunkan lagi,” kata Wagub.
Dia menambahkan, Pemprov akan terus bekerja keras, termasuk memaparkan dua strategi kunci yang masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Pertama, Pemprov akan kurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Program jaring pengaman sosial menjadi andalan.
“Program ini wajib tepat sasaran dan terintegrasi datanya,” imbuhnya.
Kedua, sambung Nyanyang, Kepri fokus pada peningkatan pendapatan. Caranya lewat program pemberdayaan dan pelatihan keterampilan.
Semua program harus berbasis pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini harus tersinkronisasi dengan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). (dim)





