TANJUNGPINANG (HAKA) – Jalan Nusantara Batu 13, Kota Tanjungpinang, arah Kijang, dalam kondisi rusak parah, akibat banyak lubang di sepanjang 300 meter jalan itu.
Akibatnya, kata salah seorang warga sekitar lokasi bernama Ian, banyak pengendara motor kecelakaan baik dari arah Tanjungpinang ke Kijang, maupun arah sebaliknya.
Menurutnya, pengendara motor hampir setiap hari jatuh di jalan rusak dan berlubang tersebut. Barusan, ada pengendara perempuan arah Tanjungpinang ke Kijang terjatuh dengan motornya, di jalan berlubang.
“Hampir setiap hari ada yang jatuh. Kalu gak siang hari, ada malam hari kecelakaan. Kalau tak jatuh di atas, paling di turunan situ jatuh nya,” jelas Ian kepada hariankepri.com, Selasa (2/9/2025) petang.
Ia pun heran dengan pemda yang tidak peka dan tidak mengaspal kembali Jalan Nusantara itu secara total. Kalau hanya menambal aspal saja, dalam beberapa bulan sudah rusak karena hujan.
“Kalau diaspal serentak kan bagus, jangan ditambal-tambal saja itu percuma. Kasihan pengendara motor jadi korban kecelakaan,” tutupnya.
Ia menambahkan, harusnya para pejabat merasakan penderitaan warga saat melintas jalan rusak itu selama puluhan tahun ini. Apalagi, para pejabat sering melewati jalan itu.
“Udah setiap tahun lewat di sini para penjabat. Ini kan jalan provinsi,” tutupnya.
Pantauan hariankepri.com, jalan rusak dan banyak berlubang dari arah Tanjungpinang ke Kijang, tepatnya depan bengkel motor. Ironisnya di pertengahan tahun 2025 ini. PUPRP Pemprov Kepri hanya memperbaiki Jalan Nusantara arah Kijang mulai Batu 16, Batu 18, Batu 20, Batu 23 hingga dekat SPBU Batu 25, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. (rul)





