27.6 C
Tanjung Pinang
Sabtu, Desember 6, 2025
spot_img

Jadi Pesaing Bincen, Pasar Sejati Bakal Hadir di Batu 8 Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Warga Kota Tanjungpinang sedang menanti kehadiran Pasar Sejati, sebuah pasar baru yang rampung dibangun di Jalan Raja Haji Fisabilillah, kilometer 8 atas.

Banyak masyarakat yang menganggap, bahwa pasar ini akan menjadi pesaing Pasar Bintan Center (Bincen), yang selama ini menjadi pusat perbelanjaan tradisional di wilayah Tanjungpinang Timur.

Dari pantauan hariankepri.com di Pasar Sejati, tampak sejumlah pekerja tengah sibuk merapikan lapak-lapak yang terdapat di dalam pasar tersebut.

Di dalam pasar ini, tertera pemberitahuan mengenai jenis-jenis dan jumlah tiap lapak yang ada. Nantinya, pasar ini akan menyediakan lapak penjualan sayur, daging, dan ikan.

Menurut salah satu warga yang sedang bersih-bersih disekitar pasar itu, Ani mengatakan, bahwa pasar tersebut akan dibuka pada tanggal 1 September 2025 mendatang.

Sudah banyak pedagang yang menyewa lapak-lapak di dalam pasar tersebut. Namun, para pedagang hingga kini masih belum diperbolehkan untuk menaruh barang-barang mereka sebagai langkah persiapan penjualan.

“Karena setahu saya, para pekerja masih akan melakukan pengecatan di tiap tembok maupun tiang bangunan. Kalau sudah siap, baru boleh taruh barang-barang jualan,” sebutnya, kepada hariankepri.com, Rabu (20/8/2025).

Meski belum rampung sepenuhnya, pembangunan Pasar Sejati sudah menarik perhatian masyarakat sekitar. Berbagai harapan dan pandangan juga mulai muncul dari warga, terutama mereka yang selama ini rutin berbelanja ke pasar tradisional.

Salah satunya yakni Narni (55), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Cenderawasih, mengaku cukup antusias dengan kehadiran pasar baru tersebut.

“Kalau saya senang-senang saja ada pasar baru. Selama ini ke Pasar Bincen harus naik motor agak jauh, apalagi kalau akhir pekan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengaku sering merasa tidak nyaman dengan kondisi Pasar Bincen yang terlalu padat, apalagi jika membawa anak kecil saat belanja. Menurutnya, pasar yang bersih, rapi, dan tidak terlalu padat adalah dambaan banyak ibu rumah tangga.

“Kalau Pasar Sejati bisa kasih suasana yang lebih bersih dan nyaman, saya rasa banyak ibu-ibu seperti saya yang bakal pindah belanja ke sana. Soalnya kami juga butuh tempat yang aman buat bawa anak, enggak khawatir licin atau becek,” jelasnya.

Senada dengan Rina, Yanto (45), seorang karyawan swasta yang tinggal di Jalan Pemuda, menilai kehadiran Pasar Sejati bisa memberi opsi baru bagi warga Tanjungpinang.

Yanto mengungkapkan, selama ini masyarakat terlalu bergantung pada satu pasar besar, sehingga terjadi penumpukan aktivitas yang kerap menimbulkan masalah seperti kemacetan dan kepadatan.

Ia sendiri, mengaku sering melewati kawasan Pasar Sejati saat pulang kerja, dan merasa lokasi pasar tersebut cukup strategis. “Posisinya di jalur utama, deket permukiman juga. Kalau nanti sudah buka dan lengkap, saya juga bakal coba belanja ke sana. Apalagi kalau parkirnya luas dan nggak ribet kayak di tempat lain,” tukasnya. (dim)

Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru