TANJUNGPINANG (HAKA) – Isu kenaikan harga BBM non-subsidi per 1 April 2026 mulai meresahkan warga.
Kepada hariankepri.com, Petugas SPBU Batu 8 Tanjungpinang, Azis mengaku belum menerima instruksi resmi soal kenaikan itu.
“Harga Pertalite dan Pertamax masih normal,” tegasnya
Menurutnya, pihak Pertamina belum memberikan pengumuman resmi mengenai jadwal perubahan harga tersebut.
“Kami sudah mendengar isunya, namun Pertamina belum memberi kabar pasti kapan harga naik,” ujar Aziz, Selasa (31/3/2026).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menanggapi kabar kenaikan BBM non-subsidi hingga 10 persen.
Namun, pemerintah belum menetapkan besaran pasti kenaikan tersebut.
Informasi terkini memastikan harga Pertalite tetap normal.
Penyesuaian harga hanya menyasar jenis BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite mulai April 2026.
Aldi, seorang pengendara, memilih mengisi tangki motornya hingga penuh, dengan tujuan menghemat biaya sebelum harga BBM benar-benar melonjak naik esok hari.
“Saya dengar mau naik, makanya saya isi penuh untuk stok beberapa hari ke depan,” kata Aldi.
Warga masih menunggu pernyataan resmi dari pemerintah. Kepastian harga sangat penting guna mengantisipasi lonjakan biaya transportasi dan kebutuhan pokok lainnya. (dan)





