29.4 C
Tanjung Pinang
Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Isu BBM Naik 10 Persen, Pengendara Mulai Was-was

TANJUNGPINANG (HAKA) – Isu kenaikan harga BBM non-subsidi per 1 April 2026 mulai meresahkan warga.

Kepada hariankepri.com, Petugas SPBU Batu 8 Tanjungpinang, Azis mengaku belum menerima instruksi resmi soal kenaikan itu.

“Harga Pertalite dan Pertamax masih normal,” tegasnya

Menurutnya, pihak Pertamina belum memberikan pengumuman resmi mengenai jadwal perubahan harga tersebut.

“Kami sudah mendengar isunya, namun Pertamina belum memberi kabar pasti kapan harga naik,” ujar Aziz, Selasa (31/3/2026).

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menanggapi kabar kenaikan BBM non-subsidi hingga 10 persen.

Namun, pemerintah belum menetapkan besaran pasti kenaikan tersebut.
Informasi terkini memastikan harga Pertalite tetap normal.

Penyesuaian harga hanya menyasar jenis BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite mulai April 2026.

Aldi, seorang pengendara, memilih mengisi tangki motornya hingga penuh, dengan tujuan menghemat biaya sebelum harga BBM benar-benar melonjak naik esok hari.

“Saya dengar mau naik, makanya saya isi penuh untuk stok beberapa hari ke depan,” kata Aldi.

Warga masih menunggu pernyataan resmi dari pemerintah. Kepastian harga sangat penting guna mengantisipasi lonjakan biaya transportasi dan kebutuhan pokok lainnya. (dan)

Baca Juga:  Standar Upah Tukang Cuci Piring SPPG Rp100 Ribu Sehari
Nuzli Ramadhani
Nuzli Ramadhani
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa dan isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '