BOGOR (HAKA) – Institut Pertanian Bogor (IPB) University resmi mengumumkan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026.
Kampus pertanian ternama ini, menyediakan berbagai jalur masuk, mulai dari seleksi nasional hingga jalur mandiri.
IPB membagi jalur masuk menjadi dua kategori. Pertama adalah jalur nasional yang terdiri dari SNBP dan SNBT. Kedua adalah jalur mandiri.
“Kuota SNBP kami tetapkan sekitar 40 persen,” ujar Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr Utami Dyah Safitri.
Namun, kuota untuk Fakultas Kedokteran hanya sebesar 20 persen melalui jalur prestasi ini.
Siswa dapat mulai melakukan registrasi akun akun SMPMB pada 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Pendaftaran resmi SNBP sendiri akan berlangsung pada 3-18 Februari 2026. Hasil seleksi ini bakal tayang pada 31 Maret 2026 mendatang.
Selain jalur prestasi, IPB juga membuka jalur SNBT berdasarkan tes UTBK. Pendaftaran tes ini dimulai pada 25 Maret sampai 7 April 2026.
“IPB menyiapkan kuota 30 persen bagi calon mahasiswa yang lolos ujian tertulis ini,” ucapnya.
Menariknya, IPB menawarkan jalur khusus bagi para pemimpin muda. Siswa yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS dapat melamar melalui jalur mandiri khusus.
“Jalur ini hanya berlaku bagi lulusan tahun 2026,” tegasnya.
IPB juga meluncurkan tiga program studi baru pada tahun ini. Prodi tersebut adalah Teknik Mesin, Teknik Kimia, dan Pemuliaan Tanaman.
“Ketiganya sudah bisa dipilih oleh calon mahasiswa melalui jalur SNBP maupun SNBT,” imbuhnya.
Terkait biaya kuliah, IPB menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Besarannya menyesuaikan dengan kondisi ekonomi orang tua mahasiswa. IPB menyediakan 5 hingga 6 golongan kelas UKT untuk mahasiswa baru.
Kabar baiknya, IPB masih menyediakan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kuotanya 1.200 kursi untuk jalur nasional.
“Mahasiswa jalur mandiri juga bisa mengakses beasiswa lain seperti beasiswa Yapi,” sebutnya.
Bagi masyarakat Kepulauan Riau yang berminat, informasi lengkap tersedia pada laman admisi.ipb.ac.id.
Calon mahasiswa dapat melihat daya tampung dan tingkat keketatan setiap program studi di laman tersebut.
Terpisah, Ketua DPD HA IPB Kepri, Zulhidayat menambahkan, bahwa ini kesempatan bagi putra putri dari Kepri yang ingin menjadi mahasiswa IPB.
Ia juga mengatakan, alumni IPB di Kepri juga tersebar di 7 kabupaten/kota dan banyak yang memegang peran penting baik di sektor swasta maupun pemerintah. (dim)





