BATAM (HAKA) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyoroti tingkat inflasi Kota Batam yang saat ini menyentuh angka 3,99 persen, berada di atas target inflasi nasional.
Ia meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan perhatian serius terhadap komoditas emas perhiasan, tarif angkutan udara, beras, serta daging ayam ras.
”Apa yang bisa kita lakukan di tingkat daerah harus segera upayakan untuk menekan biaya yang masyarakat tanggung,” ujarnya.
Amsakar juga menyoroti data pertumbuhan ekonomi Batam triwulan I tahun 2026, yang tercatat nol persen karena tidak sejalan dengan indikator lapangan.
Ia menyebutkan indikator positif lain meliputi peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan investasi yang signifikan, serta stabilitas dunia usaha dan ketenagakerjaan.
“Kita memerlukan data yang objektif dan akurat. Sulit menentukan kebijakan yang tepat jika data tidak menggambarkan kondisi sebenarnya,” tegasnya.
Amsakar menyampaikan hal ini, saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam Tahun 2026, Jumat (19/6/2026). (fik)






